AC Milan meninggalkan rival terdekatnya, Napoli dan Inter Milan.
Oleh Ivena Kasatyo
Clarence Seedorf - Milan-Sampdoria - Serie A (Getty Images)
Kemenangan itu menjadikan Milan memiliki poin 71. Mereka unggul enam poin dari rival terdekat Napoli yang masih bertengger di peringkat dua. Napoli sendiri baru menghadapi lawan tangguh Udinese, Senin (18/4) dinihari WIB.
Udinese bakal merepotkan Napoli karena juga berambisi kembali ke zona Liga Champions. Apalagi, mereka terpaksa terlempar dari empat besar setelah digeser oleh Lazio.
Bagi Sampdoria, kekalahan itu mengakibatkan posisi mereka makin turun. Kini, Sampdoria terancam masuk zona degradasi.
Milan mengawali pertandingan dengan bermain menyerang. Di menit-menit pertama, Milan sudah mengancam pertahanan Sampdoria. Namun, tendangan Kevin-Prince Boateng masih melambung.
Di tengah laga, pelatih Milan Massimiliano Allegri terpaksa menarik kiper Christian Abbiati. Posisinya digantikan Marco Amelia. Meski terjadi pergantian kiper, namun dominasi Milan tak goyah.
Bahkan tak lama kemudian, Milan berhasil unggul. Tendangan bebas dari gelandang veteran Clarence Seedorf gagal dihentikan kiper Gianluca Curci. Gol pertama Milan tercipta di menit ke-20.
Setelah gol itu, penampilan Milan sedikit menurun. Mereka tak lagi menciptakan peluang yang membuahkan gol. Meski Milan belum menambah gol, namun tiba-tiba suporter Milan bersorak. Ternyata, mereka mendapat informasi bila rival Inter kebobolan dalam pertandingan melawan Parma di Ennio Tardini.
Hanya, perayaan itu terhenti saat striker andalan Milan Alexandre Pato mengalami cedera hamstring. Akibatnya, pemain asal Brasil ini terpaksa ditarik keluar. Padahal, Pato tengah on-fire dan menunjukkan ketajamannya. Posisi Pato digantikan Antonio Cassano.
Permainan Milan kembali hidup di babak kedua. Duet Cassano dan Robinho berkali-kali mengancam pertahanan Sampdoria. Absennya striker andalan Zlatan Ibrahimovic yang mendapat larangan bermain ternyata tidak mengurangi ketajaman Rossoneri.
Milan akhirnya memperbesar keunggulannya saat mendapat penalti kontroversial di menit ke-54. Insiden ini bermula dari sundulan pemain Milan Mario Yepes yang diarahkan ke lengan pemain Sampdoria saat keduanya melakukan duel udara untuk menyambut bola atas.
Wasit langsung menunjuk titik putih. Meski diprotes pemain Sampdoria, namun wasit bersikukuh pada keputusannya. Cassano menuntaskan eksekusi penalti terhadap bekas klubnya.
Setelah unggul 2-0, Milan makin mendominasi dan tidak memberi kesempatan lawan mengembangkan permainan. Pertahanan Milan yang kokoh menyulitkan Sampdoria mendekati gawang Amelia.
Milan akhirnya memantapkan keunggulannya. Gol ketiga mereka diciptakan Robinho di menit ke-61. Robinho menyelesaikan umpan silang dari Cassano.
Cassano sesungguhnya mendapat dua peluang yang bisa memperbesar keunggulan Milan. Hanya, dia gagal menuntaskannya termasuk peluang mudah yang diperolehnya. Namun tendangan voli Cassano masih melambung. Milan akhirnya menutup pertandingan dengan skor 3-0.(sumber : goal.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar